this conversation happened yesterday. this is what i called the failure of communication :)
A : Dek,jd ntn ga nanti?
B : mau sih.
A : dimana?
B : paling gampang di Blitz atau XXI kali yaa? Blitz aja deh.
A : ok
2 jam kemudian
B : Kak, ada nih filmnya jam 9? ok ga? kalo jam 7 mepet
A : Ok aja.
B : ya udah, ntar gue beli tiket dl yaaa
1 Jam kemudian
B : kak,tiket udh gue beli yaa.
A : Jam berapa tadi?
B : Jam 9. santai aja aku juga mau makan" dulu keliling gitu gitu
A : ok
40 menit sebelum film mulai
A : Dek,aku otw yaa
B : siap. aku lagi di ya kun kaya toast ntar kesini aja
A : ok
Telp berdering
A : dek, dimananya?
B : disini ya kun kaya toast deket ranch market
A : starbucks?
B : ( mulai bingung ) kok starbucks?
A : iya yang ada pizza marzano
B : (mulai tambah kebingungan ) HAH?? kok marzano
A : ( mulai mencurigai sesuatu yang salah ) LOH! ade di blitz Grand Indo kan??
B : Aku di Blitz Pacific Place
A : LOH! KOK?!!!
FYI, Kantor si A hanya jarak 3 - 4 menit jalan dari Pacific Place. Grand Indo butuh busway atau taksi
Tapi, dia tetep hadir tidak telat.
gagal komunikasi karena tidak menyebutkan dimanakah Blitz yg seharusnya jadi tempat nonton.
gue ketawaaaaaaaaa sepanjang 15 menit mencoba mencerna kesalahannya dimana.
simply,bad communication in bad time :)
Wednesday, August 3, 2011
Monday, August 1, 2011
ramadhan sendiri untuk ke 2 x
Bulan Suci datang lagi
entah mengapa setiap kali bulan suci saya selalu menemukan magic of ramadhan. entah lewat seseorang atau sesuatu yang hanya ada di bulan ini. Sudah 2x ramadhan saya tidak merasakan the magic of ramadhan Entahlah, kemampuan merasa sepertinya tidak terasah dengan baik dan benar. Walaupun begitu,saya masih bersyukur alhamdulillah karena masih dipertemukan lagi dengan ramadhan.
Yang membuat saya rindu dengan ramadhan adalah bulan ini seperti magnet mendekatkan yang jauh. bisa dihitungkan berapa kali dalam 1 tahun kita bertemu dengan orang - orang yang dulunya biasa dekat.main bareng. ngbrl bareng. bertukar pikiran bareng. seiring berjalannya waktu kita terpisah dan dalam bulan ramadhan biasanya kita dipertemukan entah itu lewat buka puasa bareng,halal bihal dsb. Begitu juga dengan keadaan dirumah,sudah 2x ramadhan papa tidak bersama kami lagi. Biasanya,dia adalah orang yang sangat antusias melewati hari - hari puasa. Hari pertama dia akan menyiapkan segudang makanan yang cukup sampai untuk 3 hari. setiap weekend dia akan mengajak beli makanan buka puasa dan dia akan taraweh keliling di mesjid" yang dia suka. Selalu ada alasan untuk tidak berbuka puasa di kantor. tapi sekrang,rasa itu tidak ada. rumah tetap rumah yang aku kunjungi ketika lelah tapi jiwanya hilang.
Begitupun dengan silaturahmi di kantor, dulu saya selalu mendapatkan suasana kantor yang sungguh ceria ketika menjelang buka puasa. para OB akan sigap menagih uang patungan untuk buka puasa setiap harinya. Dan yg lebih lucu lagi,kita diizinkan tidur siang bergantian.sekarang, Buka puasa aja di kantor beli sendiri,siapin sendiri,dan makan sendiri. OB cuma nyiapin makanan di pantry udah gitu basa- basi,sholat,pulang.Mau turun ke bawah ke bedeng,males!
tahun ini saya hanya akan meminta satu permintaan ramadhan kali ini adalah ramadhan yang terakhir sendiri.jika Allah masih kasih umur ingin sekali ramadhan tahun depan tidak sendiri. Cukup rasanya 2 tahun seperti "ngambang" tapi yah saya cuma bisa merencanakan kembali lagi kepada yg menentukan.
entah mengapa setiap kali bulan suci saya selalu menemukan magic of ramadhan. entah lewat seseorang atau sesuatu yang hanya ada di bulan ini. Sudah 2x ramadhan saya tidak merasakan the magic of ramadhan Entahlah, kemampuan merasa sepertinya tidak terasah dengan baik dan benar. Walaupun begitu,saya masih bersyukur alhamdulillah karena masih dipertemukan lagi dengan ramadhan.
Yang membuat saya rindu dengan ramadhan adalah bulan ini seperti magnet mendekatkan yang jauh. bisa dihitungkan berapa kali dalam 1 tahun kita bertemu dengan orang - orang yang dulunya biasa dekat.main bareng. ngbrl bareng. bertukar pikiran bareng. seiring berjalannya waktu kita terpisah dan dalam bulan ramadhan biasanya kita dipertemukan entah itu lewat buka puasa bareng,halal bihal dsb. Begitu juga dengan keadaan dirumah,sudah 2x ramadhan papa tidak bersama kami lagi. Biasanya,dia adalah orang yang sangat antusias melewati hari - hari puasa. Hari pertama dia akan menyiapkan segudang makanan yang cukup sampai untuk 3 hari. setiap weekend dia akan mengajak beli makanan buka puasa dan dia akan taraweh keliling di mesjid" yang dia suka. Selalu ada alasan untuk tidak berbuka puasa di kantor. tapi sekrang,rasa itu tidak ada. rumah tetap rumah yang aku kunjungi ketika lelah tapi jiwanya hilang.
Begitupun dengan silaturahmi di kantor, dulu saya selalu mendapatkan suasana kantor yang sungguh ceria ketika menjelang buka puasa. para OB akan sigap menagih uang patungan untuk buka puasa setiap harinya. Dan yg lebih lucu lagi,kita diizinkan tidur siang bergantian.sekarang, Buka puasa aja di kantor beli sendiri,siapin sendiri,dan makan sendiri. OB cuma nyiapin makanan di pantry udah gitu basa- basi,sholat,pulang.Mau turun ke bawah ke bedeng,males!
tahun ini saya hanya akan meminta satu permintaan ramadhan kali ini adalah ramadhan yang terakhir sendiri.jika Allah masih kasih umur ingin sekali ramadhan tahun depan tidak sendiri. Cukup rasanya 2 tahun seperti "ngambang" tapi yah saya cuma bisa merencanakan kembali lagi kepada yg menentukan.
Monday, July 25, 2011
The conflict of interest
Sudah beberapa hari ini badan saya,hati saya,jiwa saya seolah keluar dari raga. Saya sadar bahwa saya sedang dilanda kestressan yang amat sangat. Bukan raga lagi yang lelah tapi psikis saya sakit. Asam lambung tinggi sampai - sampai makan pun saya ga bisa karena begitu mualnya. Dalam kondisi tertentu saya tidak bisa tidur. Insomnia akut! Beruntung,saya punya sahabat yang menghibur hanya tertawa dalam hati.
Saya menyadari bahwa psikis saya sakit.Bukan karena tekanan pekerjaan,tekanan lingkungan justru karena saya begitu mentolerir hingga saya tidak sanggup lagi. Saya kemarin cerita dengan sahabat saya hampir" air mata saya tumpah saya blg sama dia apa yang salah dengan saya,egois kah saya "kabur" dari pekerjaan yang menjadi tanggungjawab saya? saya sudah plan matang" pekerjaan ini harus selesai sebelum saya kabur nyatanya justru pekerjaan itu mulai disaat saya kabur. Jujur, saya tidak sanggup. Hati saya berkonflik. karena setiap saat saya harus menderita atas kata - kata,bahasa" yang sebenernya bisa kok diperbaiki kalo memang paham arti kerjasama, paham arti toleransi.
saya tidak pernah menganggu apa yang menjadi hak orang lain. sekalipun hak itu adalah hak untuk rehat.
Tadi malam saya bercerita sama sahabat saya mengakui bahwa psikis saya sudah tidak kuat. saya perlu oksigen baru. segitunya kah jiwa saya rusak. sudah tidak bisa merasakan kecuali nyeri ulu perut sudah tidak bisa peka terhadap afeksi dari sekitar?
entahlah.
saya tau bahwa saya terselamatkan oleh Doa tadi malam
Saya menyadari bahwa psikis saya sakit.Bukan karena tekanan pekerjaan,tekanan lingkungan justru karena saya begitu mentolerir hingga saya tidak sanggup lagi. Saya kemarin cerita dengan sahabat saya hampir" air mata saya tumpah saya blg sama dia apa yang salah dengan saya,egois kah saya "kabur" dari pekerjaan yang menjadi tanggungjawab saya? saya sudah plan matang" pekerjaan ini harus selesai sebelum saya kabur nyatanya justru pekerjaan itu mulai disaat saya kabur. Jujur, saya tidak sanggup. Hati saya berkonflik. karena setiap saat saya harus menderita atas kata - kata,bahasa" yang sebenernya bisa kok diperbaiki kalo memang paham arti kerjasama, paham arti toleransi.
saya tidak pernah menganggu apa yang menjadi hak orang lain. sekalipun hak itu adalah hak untuk rehat.
Tadi malam saya bercerita sama sahabat saya mengakui bahwa psikis saya sudah tidak kuat. saya perlu oksigen baru. segitunya kah jiwa saya rusak. sudah tidak bisa merasakan kecuali nyeri ulu perut sudah tidak bisa peka terhadap afeksi dari sekitar?
entahlah.
saya tau bahwa saya terselamatkan oleh Doa tadi malam
Tuesday, July 12, 2011
..... no title
being obsessed or being cared?
i could not figure which one are you.
i`m not and will not become something that you can change
and certainly not willing to change for you
why can you just deal with the real thing?
why can i can`t deal with the real you?
there`s a way to know about you
but my expectation slipping through
was there any me in you?
in loving way?
in attraction path that leads us to our place.
i could not figure which one are you.
i`m not and will not become something that you can change
and certainly not willing to change for you
why can you just deal with the real thing?
why can i can`t deal with the real you?
there`s a way to know about you
but my expectation slipping through
was there any me in you?
in loving way?
in attraction path that leads us to our place.
Friday, July 1, 2011
penghargaan buat papa
1 minggu yang lalu mama menerima undangan untuk hadir dalam sebuah pertemuan tempat alm.papa bekerja. Bahwa dikatakan alm.papa akan menerima sebuah penghargaan atas dedikasinya selama beliau bekerja. Dia bukanlah seorang direktur perusahaan ternama,dia juga bukan seorang yang kerja sama orang dan mendapatkan upah besar. Tapi dedikasi terhadap kecintaannya dengan musik yang membuat beliau terus menerus memperjuangkan nasib musik negeri sendiri. dan dia bukan seorang musisi.
hampir 1 dekade pekerjaan ayah saya membuat beliau tidak pernah sama sekali berputus asa hingga sakit mendatanginya,dia adalah orang yang selalu memikirkan orang lain diatas kepentingan pribadinya dia. Dia juga bukan style:italic;">law enforcement tapi hak - hak orang perlu diperjuangkan.
ketika akhirnya kami hadir di ruangan,saya melihat wajah sahabat - sahabat ayah saya yang selalu mendampingi beliau hingga akhir hayatnya. Betapa sebuah penghargaan yang akan kita terima lebih dari sebuah ukiran dalam plakat. ini adalah kerinduan sahabat - sahabat ayah saya terhadap beliau yang selalu berusaha membela hak - haknya.
saya sedih seketika, melihat wajah sahabat - sahabat papa. karena sehari - harinya beliau menghabiskan waktu berjam - jam berdiskusi,bercengkrama. saya menguatkan hati untuk tidak akan menangis ketika mama menerima plakat penghargaan itu. Ayah saya tidak pernah mengharapkan materi berlimpah,tapi persahabatan melebihi nilai materi apapun. itu yang saya selalu lihat dari almarhum bagaimana beliau selalu menjadi seorang kawan untuk lawan.
penghargaan itu lebih dari sebuah plakat sederhana. karena terukir di dalamnya "untuk alm. Djajat Sudrajat yang selalu melindungi musik indonesia hingga akhir hayatnya"
seperti yang saya tahu,musik ayah saya adalah sahabat - sahabatnya. Instrumen kehidupan beliau.
penghargaan itu lebih dari sebuah plakat. karena cintanya papa melebihi dari sebuah ukiran nama.
hampir 1 dekade pekerjaan ayah saya membuat beliau tidak pernah sama sekali berputus asa hingga sakit mendatanginya,dia adalah orang yang selalu memikirkan orang lain diatas kepentingan pribadinya dia. Dia juga bukan style:italic;">law enforcement tapi hak - hak orang perlu diperjuangkan.
ketika akhirnya kami hadir di ruangan,saya melihat wajah sahabat - sahabat ayah saya yang selalu mendampingi beliau hingga akhir hayatnya. Betapa sebuah penghargaan yang akan kita terima lebih dari sebuah ukiran dalam plakat. ini adalah kerinduan sahabat - sahabat ayah saya terhadap beliau yang selalu berusaha membela hak - haknya.
saya sedih seketika, melihat wajah sahabat - sahabat papa. karena sehari - harinya beliau menghabiskan waktu berjam - jam berdiskusi,bercengkrama. saya menguatkan hati untuk tidak akan menangis ketika mama menerima plakat penghargaan itu. Ayah saya tidak pernah mengharapkan materi berlimpah,tapi persahabatan melebihi nilai materi apapun. itu yang saya selalu lihat dari almarhum bagaimana beliau selalu menjadi seorang kawan untuk lawan.
penghargaan itu lebih dari sebuah plakat sederhana. karena terukir di dalamnya "untuk alm. Djajat Sudrajat yang selalu melindungi musik indonesia hingga akhir hayatnya"
seperti yang saya tahu,musik ayah saya adalah sahabat - sahabatnya. Instrumen kehidupan beliau.
penghargaan itu lebih dari sebuah plakat. karena cintanya papa melebihi dari sebuah ukiran nama.
Friday, June 24, 2011
perbedaan itu indah
Perbedaan itu indah
indahnya cukup mampu membuat terluka
bedanya membuat kita mencari persamaan
tapi rasa itu bisa dimanipulasi
cerminan diri bahwa seolah - olah kamu bearti
perjalanan panjangmu ini membuat harus ku mengerti
kalau kamu tau perbedaan itu indah
mengapa kamu berlari
mengapa menjadi penakut
jika perbedaan itu indah
mengapa kamu hadir tanpa penjelasan
dan pergi membawa setumpuk pertanyaan
sadarilah bahwa perbedaan itu indah
tapi indahnya bukan karena kamu
tapi karena aku yang menganggapnya indah.
indahnya cukup mampu membuat terluka
bedanya membuat kita mencari persamaan
tapi rasa itu bisa dimanipulasi
cerminan diri bahwa seolah - olah kamu bearti
perjalanan panjangmu ini membuat harus ku mengerti
kalau kamu tau perbedaan itu indah
mengapa kamu berlari
mengapa menjadi penakut
jika perbedaan itu indah
mengapa kamu hadir tanpa penjelasan
dan pergi membawa setumpuk pertanyaan
sadarilah bahwa perbedaan itu indah
tapi indahnya bukan karena kamu
tapi karena aku yang menganggapnya indah.
Monday, May 23, 2011
the neglected
my encounter with you draw together happiness
it brings joy
it brings smile
it brings out the essence of you and i
but somehow you marred it down
looking the other side of the world
who you think would brings you pleasure
i`m not mad
i`m not angry
but by now you should know that
i`m not happy
i`m not tough
trying to hold my head up high
so you will not see the wound
nor i`m not blame you or dishonor your choice
this time has come
this time is here
no matter where i go
no matter how i keep running
the shadow of you will follow
what is describable become my present
what was told become my past
what will be give become my future
and you should know... i build this ship based on our joy,our happiness,our sorrow,and our dream.
it brings joy
it brings smile
it brings out the essence of you and i
but somehow you marred it down
looking the other side of the world
who you think would brings you pleasure
i`m not mad
i`m not angry
but by now you should know that
i`m not happy
i`m not tough
trying to hold my head up high
so you will not see the wound
nor i`m not blame you or dishonor your choice
this time has come
this time is here
no matter where i go
no matter how i keep running
the shadow of you will follow
what is describable become my present
what was told become my past
what will be give become my future
and you should know... i build this ship based on our joy,our happiness,our sorrow,and our dream.
Thursday, April 21, 2011
the reconcile friendship
time scheduled us to meet
out of the casual things
just 2 strangers stranded in the same place
and make the most out of it
years later
i forgot
was it you the stranger who spend the time with me?
the memories did not do a great job... it forgetting you.
my mind tried to digest to facts and the words.
i forgot
then...
we try to relocate the memories in present time
try to build a good friendship that was forgotten
i remember you now...
and hopefully will remember you for the rest of my life
time scheduled us to make the presence
and it is one of my happy moments and hope it is yours too.
out of the casual things
just 2 strangers stranded in the same place
and make the most out of it
years later
i forgot
was it you the stranger who spend the time with me?
the memories did not do a great job... it forgetting you.
my mind tried to digest to facts and the words.
i forgot
then...
we try to relocate the memories in present time
try to build a good friendship that was forgotten
i remember you now...
and hopefully will remember you for the rest of my life
time scheduled us to make the presence
and it is one of my happy moments and hope it is yours too.
Monday, April 11, 2011
Sebuah permintaan yang tidak siap dijalankan
"sebuah permintaan itu tidak boleh terlalu muluk - muluk, kadang permintaan itu harus sederhana"
Ketika aku berdoa dan meminta sesuatu kepadaNYA dengan sepenuh hati,dengan air mata, dengan sakit dada saking nyesaknya dan itupun belum tentu dikabulkanNYA. Ketika akhirnya aku pasrah sesuatu yang ga diharapkan tiba - tiba nongol. Sangat biasa.
Beberapa waktu lalu, aku benar - benar diambang titik "kecewa". Kecewa ttg semua hal.dari mulai karir,sampai percintaan. Dan aku akhirnya cuma bisa bilang" Ya Allah..terserah lah...aku minta bertahun - tahun sampe nangis,sampe sesak dada,sampe ngambek ga juga tuh..."
Dan... sedikit - sedikit banyak hal baru seperti punya teman baru, ketemu kawan lama,mau pergi nonton konser. ada aja lah...
tapi tetap..harapan aku yang aku minta itu ga kunjung tiba
lalu aku akhirnya menuju satu titik kepasrahan. Mungkin, aku belum siap untuk menerima apa yang aku inginkan. Tuhan tau itu walaupun kecewa demi kecewa udah bikin aku kebal. tetep aja...aku dinyatakan tidak siap untuk hal yang aku minta.
Dan pada saatnya nanti di sebuah masa yang tidak akan pernah aku ketahui, mungkin aku akan mendapati semua yang aku ingini.
Be careful of what you wish for.
sometimes it comes to you when you`re not prepared.
Ketika aku berdoa dan meminta sesuatu kepadaNYA dengan sepenuh hati,dengan air mata, dengan sakit dada saking nyesaknya dan itupun belum tentu dikabulkanNYA. Ketika akhirnya aku pasrah sesuatu yang ga diharapkan tiba - tiba nongol. Sangat biasa.
Beberapa waktu lalu, aku benar - benar diambang titik "kecewa". Kecewa ttg semua hal.dari mulai karir,sampai percintaan. Dan aku akhirnya cuma bisa bilang" Ya Allah..terserah lah...aku minta bertahun - tahun sampe nangis,sampe sesak dada,sampe ngambek ga juga tuh..."
Dan... sedikit - sedikit banyak hal baru seperti punya teman baru, ketemu kawan lama,mau pergi nonton konser. ada aja lah...
tapi tetap..harapan aku yang aku minta itu ga kunjung tiba
lalu aku akhirnya menuju satu titik kepasrahan. Mungkin, aku belum siap untuk menerima apa yang aku inginkan. Tuhan tau itu walaupun kecewa demi kecewa udah bikin aku kebal. tetep aja...aku dinyatakan tidak siap untuk hal yang aku minta.
Dan pada saatnya nanti di sebuah masa yang tidak akan pernah aku ketahui, mungkin aku akan mendapati semua yang aku ingini.
Be careful of what you wish for.
sometimes it comes to you when you`re not prepared.
Monday, March 7, 2011
and all that jazz
Hari Minggu kemarin saya mendatangi kembali perhelatan jazz internasional di Jakarta untuk kesekian kalinya. ini merupakan ajang absen dan cekidot musisi lokal yang sudah progress permainannya maupun musisi internasional yang baru atau berkali - kali datang menyajikan sesuatu yang baru.
taun ini rasanya berbeda, nyaris saya absen. karena tidak terlalu excited. alasannya adalah papa. setiap tahun, saya selalu berebut tiket nonton perhelatan 3 hari ini. kadang" mau pergi di hari yang sama. sepertinya ini merupakan ajang anak dan ayah "berebut" untuk eksis di acara jazz paling ternama di jakarta.
taun ini pun saya tidak membeli tiket. mengurungkan niat. padahal udah deal harga,tapi saya tiba" keilangan semangat. dan di menit" terakhir seorang sahabat memberikan gratis tiket nonton. 2 hari berturut - turut. it looks like that GOD wants me still goin :)
of course it felt different, no one ask me who did watch ??? was it good? where is that? who did you meet?
in my family, i think i`m the one who`s up for events especially in music.and especially jazz. my dad knew it and he always shared with me whether its the tickets or the pass.
and now,, although i still enjoy it but something doesn`t jazz it up anymore.
well.. i guess my dad has its own rhythm now.
taun ini rasanya berbeda, nyaris saya absen. karena tidak terlalu excited. alasannya adalah papa. setiap tahun, saya selalu berebut tiket nonton perhelatan 3 hari ini. kadang" mau pergi di hari yang sama. sepertinya ini merupakan ajang anak dan ayah "berebut" untuk eksis di acara jazz paling ternama di jakarta.
taun ini pun saya tidak membeli tiket. mengurungkan niat. padahal udah deal harga,tapi saya tiba" keilangan semangat. dan di menit" terakhir seorang sahabat memberikan gratis tiket nonton. 2 hari berturut - turut. it looks like that GOD wants me still goin :)
of course it felt different, no one ask me who did watch ??? was it good? where is that? who did you meet?
in my family, i think i`m the one who`s up for events especially in music.and especially jazz. my dad knew it and he always shared with me whether its the tickets or the pass.
and now,, although i still enjoy it but something doesn`t jazz it up anymore.
well.. i guess my dad has its own rhythm now.
Subscribe to:
Posts (Atom)